Car Pooling

Dilema Kemacetan Perkotaan, Pemakaian Kendaraan Bersama Bisa Menjadi Solusi

kendaraan bersamaPesatnya pertumbuhan perekonomian di perkotaan membawa dampak yang cukup signifikan pada sistem transportasi. Konsep kendaraan bersama atau Car pooling dinilai sangat tepat diterapkan di perkotaan. Selain efisien, Car Pooling juga dapat menekan angka kemacetan yang setiap hari dirasakan warga perkotaan.

Tidak hanya dapat menjadi solusi untuk kemacetan, car pooling juga banyak dimanfaatkan dalam penggunaan kendaraan bersama dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Namun, sistem penggunaan yang tidak tepat berakibat pada penyalahgunaan kendaraan.

Intellitrac memberikan solusi tersendiri untuk perusahaan yang menjalankan sistem Car Pooling tersebut. Dengan Aplikasi Intellitrac TMS, seorang dispatcher tidak akan pusing lagi melakukan penjadwalan permintaan anggota yang akan menggunakan kendaraan.

Solusi Yang ditawarkan

  • Web Based Application
  • Real Time Tracking Posisi kendaraan
  • Form request penggunaan kendaraan
  • Informasi status permintaan penggunaan
  • Kendaraan seperti nama pemakai kendaraan, department pemakai kendaraan, Lokasi tujuan, Tanggal penggunaan dan no kendaraan
  • Informasi ketersedian kendaraan
  • Trips History
  • History Biaya perjalanan ( Expense Report )
  • Perangkat GPS yang dibutuhkan ( Optional )

Info selengkapnya mengenai GPS tracker IntelliTrac dan fiturnya, silakan hubungi  021.632.5999/ 08118.456.789 atau email sales@intellitrac.co.id

Carpooling Solusi Baru untuk Berpergian

Carpooling

Carpooling Solusi Baru untuk Berpergian

Carpooling memberikan peluang dan manfaat berganda

Kota Jakarta yang merupakan pusat bisnis, politik dan kebudayaan ternyata kota metropolitan terbesar di Asia Tenggara. Tidak dipungkuri lagi banyaknya bangunan atau gedung yang berdiri, jumlah penduduk serta lalu lintas.

Masalah yang masih belum bisa teratasi di kota Jakarta adalah kemacetan. Salah satu yang menimbulkan kemacetan adalah banyaknya kendaraan pribadi yang digunakan. Terkadang setiap kendaraan terutama mobil pribadi hanya diisi oleh satu orang. Jika setiap orang membawa mobil sendiri, bisa dibayangkan berapa jumlah mobil yang melintas dan bisa dibayangkan kepadatannya.

Riset global Frost & Sullivan menyebutkan 62 persen dari total penduduk Jakarta bergantung pada kendaraan pribadi seperti mobil. Sementara 14 persen lainnya bergantung pada transportasi umum dan 19 persen menggunakan transportasi umum dan pribadi. Sisanya tidak menggunakan kendaraan bermotor. Baca kelanjutannya…

Top