Harsh Braking Terlalu Sering, Apa Akibatnya Pada Kendaraan?

harsh braking

Dalam berkendara, setiap pengemudi dianjurkan berkendara dengan baik dan benar, mengikuti standard Safety Driving atau perilaku mengemudi yang mengacu pada standar keselamatan berkendara yang berlaku di suatu negara.

Selain itu, mengemudi tidak hanya harus aman, efisien dan benar tapi juga harus bertanggung jawab. Salah satunya adalah melakukan pengereman mendadak (harsh braking), agar tak membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Dalam teori defensive driving dijelaskan bahwa jarak aman adalah minimal tiga detik. Dari mata melihat dilanjutkan ke otak untuk memerintahkan kaki menginjak pedal rem itu membutuhkan waktu 0,5 sampai 1 detik. Kemudian ketika pedal rem sudah diinjak dan mekanismenya bekerja untuk menahan putaran roda itu juga membutuhkan waktu 0,5 sampai 1 detik.

Selain berdampak membahayakan diri sendiri dan orang lain harsh braking berpengaruh terhadap ban dan kampas rem jadi lebih cepat habis, karena friksi yang dibawa dan rem yang berhenti masih memiliki daya dorong ke depan, dan itu friksinya akan lebih besar pada ban.

Intellitrac GPS Tracking System memiliki laporan terkait harsh braking yang dilakukan pengemudi dan pelanggaran lainnya. Cari tahu lebih banyak mengenai fitur dan laporan GPS Tracker Intellitrac:

📞 021-6325999
📲 0811.456.789
📧 Sales@intellitrac.co.id

 

– Diolah dari berbagai sumber

Idling Stop Kendaraan Bikin Boros BBM, Inilah Solusinya

idling stop

Idling atau berhenti terlalu lama dengan kondisi mesin nyala membuat kendaraan boros BBM. Macet, antrian bongkar muat, parkir, lampu merah adalah salah satu penyebabnya.

Saat ini ada beberapa kendaraan yang menggunakan fitur Idling Stop System (Sistem untuk mematikan mesin secara otomatis pada saat motor berhenti sejenak) untuk menghemat bahan bakar. Misalnya, ketika beberapa saat terjebak macet atau berada di lampu merah yang masa tunggunya sampai di atas 1-2 menit, kendaraan akan otomatis mematikan mesin. Namun tidak semua kendaraan dilengkapi fitur tersebut. Hanya kendaraan tertentu yang memiliki fitur Idling Stop System.

Lalu bagaimana dengan kendaraan operasional perusahaan yang tidak dilengkapi dengan teknologi tersebut? Bisakah operator mengevaluasi penggunaan BBM?

Intellitrac GPS Tracking System memiliki laporan idling/idle time yang dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi penggunaan BBM. Laporan ini ditarik berdasarkan:

  • Date : waktu terjadinya idling
  • Location : Nama jalan atau lokasi tempat terjadinya idling
  • Distance : Jarak tempuh kendaraan dengan pelanggaran tersebut
  • Duration : waktu tempuh kendaraan dengan pelanggaran tersebut

Fitur ini merupakan salah satu dari rangkaian fitur lainnya yang ada pada layanan GPS Tracking System dari Intellitrac. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk mengevaluasi penggunaan bahan bakar harian, mingguan dan bulanan melalui laporan pelanggaran idling.

Temukan Fitur Menarik Lainnya di GPS TRACKING SOLUTIONS

Pantau Performa & Mobilitas Pengemudi dengan GPS Tracking System

mobilitas pengemudi

Dalam mengemudikan kendaraan, tidak saja cukup mengetahui bagaimana  bisa menghidupkan mesin dan menjalankan kendaraan. Pengemudi harus memahami dan menguasai jalannya kendaraan dalam lalu lintas. Oleh karenanya, kecakapan mengemudi menjadi syarat penting dikeluarkannya Surat Izin Mengemudi (SIM).

Namun cukupkah SIM menjadi landasan pengemudi membawa kendaraan dengan baik? Belum tentu. Ada saja perihal yang membuat pengemudi lalai sehingga berakibat pada penggunaan kendaraan.

Intellitrac GPS Tracking System, memiliki fitur unggulan DRIVER BEHAVIOUR yang dapat memantau performa dan mobilitas pengemudi. Fitur ini dapat dimanfaat perusahaan yang memiliki kendaraan operasional atau bisnis sewa kendaraan untuk memantau kepatuhan pengemudi.

Di antaranya:

  • Monitoring realtime 24 jam
  • Berbagai pelanggaran berkendara (Over Speeding, harsh acceleration, harsh breaking)
  • Keluar dari rute yang ditentukan/geofence
  • Buka/tutup pintu (mobil box/jasa ekspedisi) di luar area geofence.
  • Laporan perjalanan pengemudi mulai dari mesin kendaraan dinyalakan ( IGN-ON ) sampai mesin kendaraan dimatikan ( IGN-OFF ).
  • Laporan pengalokasian pengemudi ke kendaraan dan waktu dikeluarkan dari kendaraan yang satu untuk dialokasikan ke kendaraan yang lain.
  • Laporan detil: Nama kendaraan, Waktu, jarak Tempuh, nama lokasi/jalan, dsb

BACA JUGA GPS Mobil, Perlukah? Apa saja Manfaatnya?

Info selengkapnya mengenai GPS Tracker, fitur, layanan, harga, atau permintaan penawaran/presentasi silakan kontak Kami melalui:

📞 021-6325999
📲 0811.8456.789 (Whatsapp)
📧 Sales@intellitrac.co.id