Faktor Penting Digitalisasi Bisnis Logistik di Masa Normal Baru

Digitalisasi Bisnis Logistik

Menghadapi masa normal baru dengan tatanan baru, banyak pebisnis mulai menjajal sistem offline to online atau digitalisasi. Digitalisasi dinilai berperan penting bagi keberlangsungan bisnis.

Dalam diskusi online yang bertajuk ‘Peluang dan Tantangan Digitalisasi Sektor Logistik di Indonesia di Masa & Pasca Pandemi COVID-19’, Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldy Ilham Masita menjelaskan beberapa faktor penting dalam penerapan digitalisasi dalam sektor logistik.

“Ada tiga kemungkinan yang pertama customer ini tetap behaviournya sama, ada yang separuh berubah,” ujar Zaldy , seperti dikutip dari VIVA News.

Faktor pertama yaitu melihat bagaimana tingkah laku dari pelanggan terutama setelah pandemi COVID-19. Kedua adalah pengalaman pengguna dan konsistensi yang harus dijaga sehingga digitalisasi dapat dianggap berhasil.

“Data apa yang bisa dimanfaatkan dalam digitalisasi itu hal ini cukup berkaitan dengan pengalaman pengguna. Di saat  menerapkan digitalisasi skala sistem juga harus diperhatikan sehingga ketika mulai banyak yang menggunakan aplikasi yang dipakai tidak terhambat.” Jelasnya.

Terakhir, saat menerapkan digitalisasi juga harus ada pengukuran yang jelas antara pengeluaran dan pemasukan sehingga terlihat perkembangan dalam digitalisasi yang dilakukan oleh perusahaan logistik.

Intellitrac GPS Mendukung Proses Digitalisasi  Bisnis

Sebagai perusahaan yang berpengalaman dan bermitra dengan lebih dari 1000 perusahaan, Intellitrac memiliki serangkaian produk dengan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Tak terkecuali di bidang logistik.

Dengan teknologi Intellitrac, perusahaan logistik dapat memanajemen pengiriman, pemantauan secara realtime, efisiensi penggunaan bahan bakar, produktivitas, manajemen kru hingga analisa data.

Baca lebih detail di tautan berikut

Intellitrac GPS For Logistics Companies

Transport Management System

Atau Anda dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan bisnis logistik melalui kontak berikut:

📞 021-6325999 /021-6322195
📲 0811.456.789
📧 Sales@intellitrac.co.id

Hadapi Normal Baru, Saatnya Bisnis Beradaptasi dengan Teknologi Baru

normal baru

Pandemi virus corona telah membuat banyak pelaku usaha mengalami tekanan dalam menjalankan bisnis. Memasuki normal baru, banyak standar dan protokol baru diterapkan demi keberlangsungan bisnis. Termasuk menyesuaikan model bisnisnya dengan memprioritaskan digitalisasi bisnisnya.

Pendiri dan Chairman Grup Lippo Mochtar Riady dalam keterangannya kepada Kontan.id mengingatkan agar kita bersiap menghadapi krisis multidimensi tersebut.

“Saya sebagai orang tua, hanya bisa memberikan warning, mudah-mudahan (krisis) tak terwujud. Kita perlu waspada, sebelum hujan kita mesti sedia payung,” ungkapnya seperti dilansir dari Kontan.id.

Menurut Mochtar, pagebluk corona memunculkan dampak positif dan negatif. Dampak positif corona adalah harapan berkembangnya teknologi baru, yang kini sudah memasuki era Revolusi Industri 4.0.

“Wabah corona memaksa kita membiasakan diri untuk hidup dalam teknologi baru,” ungkapnya.

Yang menjadi penting, penggunaan teknologi baru atau digitalisasi telah membuat para pelaku usaha bertahan di tengah pandemi Covid-19. Digitalisasi meminimalkan risiko penyebaran virus Covid-19 serta efisiensi.

Baca juga Investasi Berbasis Teknologi: Keamanan dan Efisiensi Kendaraan dengan GPS Tracker

Saat ini banyak perusahaan telah mengadaptasi teknologi baru. Misalnya, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) menerapkan digitalisasi smartport atau pelabuhan pintar menjadi solusi sektor logistik menghadapi normal baru. Di sektor Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM), pun mulai banyak menerapkannya.

Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldy Ilham Masita, menjelaskan beberapa faktor penting dalam penerapan digitalisasi dalam sektor logistik.

Pertama behaviour dari pelanggan terutama setelah pandemi COVID-19. Faktor kedua adalah pengalaman pengguna. Dalam menerapkan digitalisasi, konsistensi harus dijaga sehingga digitalisasi dapat dianggap berhasil. Terakhir, saat menerapkan digitalisasi juga harus ada pengukuran yang jelas antara pengeluaran dan pemasukan sehingga terlihat perkembangannya.

Di Intellitrac, kendaraan berbasis teknologi GPS Tracker tidak hanya memberikan jaminan keamanan. Lebih dari itu, teknologi kami mampu memberikan efisiensi, mengumpulkan data, mereduksi biaya operasional hingga mengingkatkan value perusahaan. Bagaimana teknologi Kami membantu bisnis Anda, silakan ajukan pemintaan presentasi/ proposal/free trial melalui kontak:

📞 021-6325999/021-6322195
📱 0811.456.789
📧 Sales@intellitrac.co.id
💻 IntelliTrac.co.id

Investasi Berbasis Teknologi: Keamanan dan Efisiensi Kendaraan dengan GPS Tracker

investasi berbasis teknologi

Di era digital saat ini, hidup menjadi lebih mudah dan cepat lantaran banyak hal yang bisa dilakukan dengan bantuan teknologi. Tak heran jika banyak pebisnis menganggap investasi teknologi sebagai salah satu prioritas utama demi meningkatkan daya saing bisnisnya.

Melihat fenomena transformasi digital ini, ada beberapa peluang investasi menguntungkan di bidang teknologi yang bisa kamu coba misalnya keamanan kendaraan berbasis teknologi GPS Tracker. Saat ini cukup banyak pebisnis yang menggunakan GPS Tracker sebagai investasi jangka panjang. Hal ini dipilih karena dinilai mampu memberikan keamanan pada asset kendaraan. Selain itu, empat hal lain di bawah ini menjadi alasan mengapa akhirnya pebisinis memilih GPS Tracker

1.  Visibilitas Operasional

Laporan trip kendaraan menginformasikan seberapa produktif dan efisien armada. Laporan pemanfaatan penggunaan armada diambil berdasarkan Off Duration (kendaran tidak aktif), Idle Duration (mesin menyala tetapi tidak ada pergerakan) dan Travel Duration (perjalanan kendaraan).

2. Analisa kinerja

GPS tracker mendorong kinerja armada menjadi lebih efisien. Perencana rute,  reminder & alert, Driving Behaviour, Geofence Trip Eta,  dan laporan lainnya yang mendukung peningkatan produktivitas. Semua data diolah dan disesuiakan dengan kebutuhan pengguna.

3. Manajemen Armada

Fitur ini menampilkan informasi kendaraan, status ketersediaan kendaraan, jadwal service hingga pengingat untuk perpanjangan surat kendaraan.
Tak perlu kerja dua kali, hanya satu akses untuk mengelola kendaraan.

4. Kelola Biaya Operasional

Dilengkapi dengan laporan detail penggunaan bahan bakar yang dihabiskan kendaraan saat beroperasi. Baik laporan harian atau bulanan, sesuai dengan waktu yang ditentukan.