Manajemen Rantai Pasok dan Distribusi Ayam Pedaging dalam Industri Agribisnis

distribusi Ayam Pedaging

Industri perunggasan di Indonesia telah menjadi sebuah industri agribisnis yang memiliki komponen rantai pasok lengkap dari sektor hulu sampai ke hilir.  Salah satunya ayam pedaging atau ayam broiler yang memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi daging ayam. Sistem rantai pasok agribisnis ayam pedaging terdiri dari lima bagian subsistem yang di dalamnya terdapat beberapa pelaku mata rantai yang saling berkerja sama.

Kegiatan dalam rantai pasok ayam pedaging terdiri dari proses pemeliharaan  ayam oleh peternak, kemudian ayam diangkut ke Rumah Potong Hewan untuk dipotong, diolah dan siap untuk dipasarkan ke pasar tradisional maupun pasar modern sebelum akhirnya sampai ke konsumen.

Dalam rantai pasok industri agribisnis ayam pedaging diperlukan adanya pengawasan dari berbagai pihak agar produk dapat sampai pada tangan konsumen dengan kualitas daging ayam yang baik. Tidak hanya pada proses pemeliharaan dan pengolahan tetapi juga pada distribusinya.

Distribusi Terganggu, Turunkan Kualitas Ayam Pedaging

Pada umumnya lokasi pemeliharan dan pemotongan ayam tidak berada di satu tempat. Setelah melewati proses pemotongan dan menjadi karkas ayam, ayam pedaging kemudian didistribusikan ke pasar-pasar.  Jarak dan waktu tempuh akan memberikan konsekuensi terhadap perubahan mutu dan keamanan ayam.

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi mutu dan keamanan karkas selama transportasi adalah: kondisi karkas, alat transportasi, waktu tempuh, dan suhu ruangan/ lingkungan.

Intellitrac sebagai penyedia layanan GPS Tracking System mengakomodir kebutubuhan industri agribisnis, tak terkecuali industri perunggasan. Intellitrac memberikan kemudahan dalam proses perencanaan distribusi, pemantauan pengiriman, pemantauan suhu dan kualitas karkas ayam hingga antisipasi jika terjadi kendala dalam perjalanan.

Shipment MD

kendaraan logistik

Shipment Multi Drop adalah fitur yang mampu mengakomodir kebutuhan pengiriman barang. Mulai dari proses pengiriman barang dari shipping Point atau Distribution Center ke satu store atau ke beberapa store tujuan.

Real-time Suhu Box Kendaraan

kendaraan logistik

Fitur ini diperuntukkan jika kendaraan pengiriman dilengkapi dengan pendingin guna menjaga suhu dan kualitas ayam karkas. Sensor suhu dapat memantau perubahan suhu secara realtime. Bahkan terdapat alert jika suhu mencapai batas yang ditentukan.

Baca juga Memanfaatkan Sensor Suhu GPS Tracker untuk Truk Berpendingin

Door Open Indicator

kendaraan logistik

Door Open Indicator merupakan fitur khusus dengan penggunaan sensor tambahan yakni Sensor Pintu. Fitur ini memungkin pengguna mendapatkan alert ketika buka atau tutup pintu mobil Box di area geofence. Bahkan saat terjadi pelanggaran buka atau tutup pintu mobil Box di luar area Geofence.

On-time Delivery Perfomance

GPS Tracker untuk Kendaraan Logistik

Laporan ini dibuat berdasarkan Geofence Trip ETA atau laporan perjalanan kendaraan berdasarkan geofence yang dilewati (dengan perkiraan waktu tiba).

Melalui fitur ini, pengguna dapat menganalisa detail laporan setiap pengiriman barang. Mulai dari waktu, geofence keberangkatan dan tujuan, jarak tempuh, durasi, durasi estimasi waktu tiba, hingga status delay atau on-time.

Mengantisipasi Kecurangan dan Kendala dalam Proses Pengiriman Barang, GPS Tracker Solusinya!

Pengiriman Barang

Perusahaan pengiriman barang selalu menghadapi
tantangan setiap harinya dalam proses pengiriman barang. Mulai dari gudang meliputi perencanaan dan koordinasi operator hingga prosedur distribusi. Berikutnya, proses distribusi membutuhkan pengawasan yang ketat sehingga barang tiba tepat waktu dan kualitasnya tetap terjaga. Namun fakta di lapangan kerap kali berbeda, beberapa kecurangan dan kendala terjadi selama proses pengiriman.

Tentunya hal ini tidak diharapkan. Oleh karenanya, perusahaan pengiriman barang disarankan menggunakan teknologi agar bisa melakukan pengawasan langsung. Selain itu juga dapat mengatasi kendala dengan cepat karena teknologi memungkin itu semua.

GPS Tracker atau GPS Pelacak adalah teknologi yang paling efektif bagi perusahaan pengiriman. Dengan alat pelacak yang diinstalasi pada kendaraan pengiriman, operator pengawas dapat memantau secara live posisi kendaraan.  Semua data perjalanan kendaraan juga dapat diakses dan dikelola. Lebih canggih lagi, dengan sensor pintu dapat diketahui buka-tutup pintu di area yang ditentukan sehingga sopir tidak bisa sembarangan buka-tutup pintu.

Proses Pengiriman barang menggunakan TMS Intellitrac

TMS (Transport Management System) Intellitrac adalah aplikasi yang menyederhanakan proses distribusi barang bahkan untuk yang paling kompleks. Aplikasi TMS melibatkan perencanaan, koordinasi operator, prosedur distribusi, pelacakan real-time, hingga barang diterima oleh klien.

Salah satu fitur dari TMS Intellitrac

  • Real Time Status Pengiriman
  • Real TimePOD
  • ShipmentMD
  • History Catatan Pengiriman Lengkap
  • Laporan Analisa Kinerja

Pelajari selengkapnya mengenai TMS Intellitrac dengan klik DI SINI

Dukung Smart Farming, Teknologi Canggih GPS Tracker Untuk Industri Agrikultur

Smart Farming

Era revolusi industri 4.0, selalu dikaitkan dengan penggunaan teknologi yang terintegrasi dengan jaringan internet. Tidak terkecuali dalam industri agrikultur. Industri agrikultur kemudian mengadopsi istilah Revolusi Pertanian 4.0, dimana pertanian diharapkan melibatkan teknologi digital dalam proses pengembangannya. Konsep pengembangan pertanian yang banyak dikembangkan pada saat ini adalah konsep pertanian cerdas atau disebut smart farming.

Smart Farming digadang-gadang akan menjadi konsep wajib pertanian di masa depan. Smart farming memanfaatkan teknologi seperti big data, machine learning, dan Internet of Things (IoT) demi meningkatkan kualitas maupun kuantitas produksi dalam industri agrikultur.

Bagaimana Intellitrac GPS Mendukung Smart Farming?

Sebagai bagian dari implementasi Smart Farming, penerapan teknologi informasi manajemen operasi pada pertanian akan banyak berkutat di peralatan pertanian seperti traktor. Dalam prakteknya akan menggabungkan antara platform berbasis IoT (Internet of Things) dengan alat dan mesin pertanian (alsintan). Produsen mesin pertanian di Amerika Serikat, John Deere telah berhasil menambah fitur IoT di beberapa mesin pertaniannya.

Upgrading alat pertanian dapat berupa penggabungan dua perangkat yang dirakit berdasarkan kebutuhan atau penambahan teknologi pada suatu perangkat seperti penambahan sensor, GPS, wifi dsb) sehingga kompatibel dengan platform yang sesuai.

Baca Juga Hadapi Normal Baru, Saatnya Bisnis Beradaptasi dengan Teknologi Baru

Intellitrac, sebagai penyedia layanan GPS Tracking System terkemuka di Indonesia  menyediakan teknologi canggih dan produk berkualitas tinggi untuk mendukung industri agrikultur. Rangkaian produk Intellitrac dapat diinstalasi pada alsintan dengan fitur yang disesuaikan kebutuhan. Fitur live tracking memudahkan memantau produktivitas alsintan dan pengemudinya.

Laporan pada sistem Intellitrac sangat detail. Meliputi data pengeluaran bahan bakar, jam kerja mesin, laporan pemanfaatan, laporan pengemudi, dsb. Semua data ini dapat dianalisa dan diolah serta diintegrasikan dengan aplikasi pihak ke tiga. Pengguna juga lebih mudah memantau puluhan hingga ratusan alsintan hanya dalam satu layar, baik aplikasi android/iOS maupun web platform.

Melacak dan Memantau Pengangkutan Limbah B3 dengan GPS Tracker

Pengangkutan Limbah B3 dengan GPS Tracker

Menurut Undang-Undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, limbah bahan berbahaya dan beracun (limbah B3) adalah zat, energi dan/atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan, merusak lingkungan hidup, dan/atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya. Mengingat sifatnya yang berbahaya dan beracun, pengelolaan limbah B3 perlu diawasi dengan seksama. Oleh karenanya menjadi penting pengawasan pengelolaan limbah B3.

Pengelolaan limbah B3 cukup beragam. Mulai dari pemanfaatan, pengolahan, pengumpulan, penimbunan, ekspor dan impor hingga proses distribusinya. Oleh karenanya perusahaan diwajibkan mengantongi beberapa izin dari Kementerian Lingkungan Hidup. Seperti Izin Lingkungan, Izin Pemanfaatan, Izin Pengelohan, Rekomendasi Pengangkutan Limbah B3, dsb.

Izin/Rekomendasi Pengangkutan Limbah B3

Pengangkutan B3 adalah kegiatan pemindahan B3 dari suatu tempat ke tempat lain dengan menggunakan sarana angkutan.  Layanan rekomendasi pengangkutan limbah B3 yang diberikan meliputi pengangkutan menggunakan alat angkut darat dan/atau alat angkut laut (kapal).

Setiap alat angkut limbah B3 di darat wajib diberi simbol sesuai dengan karakteristik limbah B3 dan setiap wadah (container) limbah B3 wajib diberi label sesuai dengan karakteristik limbah B3 (menlhk.go.id).

Kendaraan Pengangkutan Limbah B3 Wajib Menggunakan GPS Tracking System

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Nomor P.4/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2020, Tentang
Pengangkutan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun. Pada Bab II, Alat Angkut Limbah B3, Pasal 4 ayat 1 disebutkan alat angkut wajib memenuhi spesifikasi diantaranya
a. dilengkapi dengan prosedur bongkar muat;
b. dilengkapi dengan peralatan untuk penanganan
Limbah B3 yang diangkut;
c. dilengkapi dengan prosedur penanganan Limbah B3
pada kondisi darurat; dan
d. dilengkapi dengan GPS Tracking

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menerapkan pelaporan manifes secara elektronik dan pengawasan pengangkutan secara GPS Tracking (Silacak) untuk memantau pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun oleh perusahaan pengangkutan.

Solusi GPS Tracking System dari Intellitrac

Sebagai layanan GPS Tracking System terkemuka, Intellitrac memiliki beragam fitur sesusai kebutuhan industri. Tidak terkecuali Industri jasa pengangkutan Limbah B3. Fitur Intellitrac memungkin penyedia jasa pengangkutan limbah B3 dipantau dan diintegrasikan dengan sistem Silacak milik KLH.

✅ Realtime Tracking
✅ Journey report
✅ Replay History
✅ Driver Journey
✅ Geofence Trip
✅ Utilization Summary