Intellitrac GPS Technology, Solusi IoT Supply Chain untuk Industri Ritel

IoT untuk Industri Ritel dan Supply Chain

Di masa pandemi, perusahaan ritel mengalami pukulan telak. Penurunan penjualan ritel akibat pandemi tidak hanya dialami oleh Indonesia tetapi global.  Menurut Forrester, sebuah lembaga riset bisnis yang berbasis di Inggris, penjualan ritel diperkirakan turun hingga 9,6% atau setara 2,1 triliun dolar. Meski demikian, banyak perusahaan ritel mulai beroperasi kembali dan bangkit dari pandemi Covid-19.

Transformasi digital atau IoT (Internet of Things) dianggap sebagai solusi yang paling tepat untuk memulihkan industri ritel. Karena penjualan akan semakin beralih dari toko offline ke toko online. Daya tahan atau ketangguhan perusahaan ritel dan supply chain-nya akan lebih diuji lagi. Sebab bagi kebanyakan perusahaan ritel, supply chain teramat penting agar produk yang mereka jual sampai ke tangan konsumen.

Zebra Technologies Corporation mengumumkan hasil studi 12 th Annual APAC Shoper Study yang menganalisis perusahaan-perusahaan ritel dalam hal teknologi untuk memecahkan masalah kronis dalam berbelanja. Hasil studi ini menunjukkan, perusahaan ritel berencana memanfaatkan berbagai teknologi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Solusi IoT Supply Chain

supply chain

Di Intellitrac, teknologi GPS Tracker telah dikembangkan sedemikian rupa sehingga dapat mendukung industri ritel. Tidak hanya pada pemantauan real time, Teknologi Intellitrac telah memungkinkan supply chain terkoordinasi dengan baik. Mulai proses perencanaan, koordinasi operator, prosedur distribusi, pelacakan real-time, hingga barang diterima oleh konsumen.

Solusi Intellitrac GPS untuk supply Chain:
1. Monitoring perjalanan dari gudang sampai ke tempat customer
2. Transfer informasi secara real time
3. Dokumentasi pengiriman dan shipment detail
4. POD (Proof of delivery) konfirmasi pengiriman barang dari mobile App
5. Report analisa perfomance

Intellitrac akan terus berinovasi dan berkomitmen penuh untuk turut memajukan perkembangan industri ritel di Indonesia. Terlebih pada masa-masa sulit akibat pandemi dan peralihan adaptasi kebiasan baru, Intellitrac siap membantu seluruh industri dan mendukung pemerintah dalam memulihkan perekonomian di Indonesia.

Manajemen Rantai Pasok dan Distribusi Ayam Pedaging dalam Industri Agribisnis

distribusi Ayam Pedaging

Industri perunggasan di Indonesia telah menjadi sebuah industri agribisnis yang memiliki komponen rantai pasok lengkap dari sektor hulu sampai ke hilir.  Salah satunya ayam pedaging atau ayam broiler yang memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi daging ayam. Sistem rantai pasok agribisnis ayam pedaging terdiri dari lima bagian subsistem yang di dalamnya terdapat beberapa pelaku mata rantai yang saling berkerja sama.

Kegiatan dalam rantai pasok ayam pedaging terdiri dari proses pemeliharaan  ayam oleh peternak, kemudian ayam diangkut ke Rumah Potong Hewan untuk dipotong, diolah dan siap untuk dipasarkan ke pasar tradisional maupun pasar modern sebelum akhirnya sampai ke konsumen.

Dalam rantai pasok industri agribisnis ayam pedaging diperlukan adanya pengawasan dari berbagai pihak agar produk dapat sampai pada tangan konsumen dengan kualitas daging ayam yang baik. Tidak hanya pada proses pemeliharaan dan pengolahan tetapi juga pada distribusinya.

Distribusi Terganggu, Turunkan Kualitas Ayam Pedaging

Pada umumnya lokasi pemeliharan dan pemotongan ayam tidak berada di satu tempat. Setelah melewati proses pemotongan dan menjadi karkas ayam, ayam pedaging kemudian didistribusikan ke pasar-pasar.  Jarak dan waktu tempuh akan memberikan konsekuensi terhadap perubahan mutu dan keamanan ayam.

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi mutu dan keamanan karkas selama transportasi adalah: kondisi karkas, alat transportasi, waktu tempuh, dan suhu ruangan/ lingkungan.

Intellitrac sebagai penyedia layanan GPS Tracking System mengakomodir kebutubuhan industri agribisnis, tak terkecuali industri perunggasan. Intellitrac memberikan kemudahan dalam proses perencanaan distribusi, pemantauan pengiriman, pemantauan suhu dan kualitas karkas ayam hingga antisipasi jika terjadi kendala dalam perjalanan.

Shipment MD

kendaraan logistik

Shipment Multi Drop adalah fitur yang mampu mengakomodir kebutuhan pengiriman barang. Mulai dari proses pengiriman barang dari shipping Point atau Distribution Center ke satu store atau ke beberapa store tujuan.

Real-time Suhu Box Kendaraan

kendaraan logistik

Fitur ini diperuntukkan jika kendaraan pengiriman dilengkapi dengan pendingin guna menjaga suhu dan kualitas ayam karkas. Sensor suhu dapat memantau perubahan suhu secara realtime. Bahkan terdapat alert jika suhu mencapai batas yang ditentukan.

Baca juga Memanfaatkan Sensor Suhu GPS Tracker untuk Truk Berpendingin

Door Open Indicator

kendaraan logistik

Door Open Indicator merupakan fitur khusus dengan penggunaan sensor tambahan yakni Sensor Pintu. Fitur ini memungkin pengguna mendapatkan alert ketika buka atau tutup pintu mobil Box di area geofence. Bahkan saat terjadi pelanggaran buka atau tutup pintu mobil Box di luar area Geofence.

On-time Delivery Perfomance

GPS Tracker untuk Kendaraan Logistik

Laporan ini dibuat berdasarkan Geofence Trip ETA atau laporan perjalanan kendaraan berdasarkan geofence yang dilewati (dengan perkiraan waktu tiba).

Melalui fitur ini, pengguna dapat menganalisa detail laporan setiap pengiriman barang. Mulai dari waktu, geofence keberangkatan dan tujuan, jarak tempuh, durasi, durasi estimasi waktu tiba, hingga status delay atau on-time.

Dukung Smart Farming, Teknologi Canggih GPS Tracker Untuk Industri Agrikultur

Smart Farming

Era revolusi industri 4.0, selalu dikaitkan dengan penggunaan teknologi yang terintegrasi dengan jaringan internet. Tidak terkecuali dalam industri agrikultur. Industri agrikultur kemudian mengadopsi istilah Revolusi Pertanian 4.0, dimana pertanian diharapkan melibatkan teknologi digital dalam proses pengembangannya. Konsep pengembangan pertanian yang banyak dikembangkan pada saat ini adalah konsep pertanian cerdas atau disebut smart farming.

Smart Farming digadang-gadang akan menjadi konsep wajib pertanian di masa depan. Smart farming memanfaatkan teknologi seperti big data, machine learning, dan Internet of Things (IoT) demi meningkatkan kualitas maupun kuantitas produksi dalam industri agrikultur.

Bagaimana Intellitrac GPS Mendukung Smart Farming?

Sebagai bagian dari implementasi Smart Farming, penerapan teknologi informasi manajemen operasi pada pertanian akan banyak berkutat di peralatan pertanian seperti traktor. Dalam prakteknya akan menggabungkan antara platform berbasis IoT (Internet of Things) dengan alat dan mesin pertanian (alsintan). Produsen mesin pertanian di Amerika Serikat, John Deere telah berhasil menambah fitur IoT di beberapa mesin pertaniannya.

Upgrading alat pertanian dapat berupa penggabungan dua perangkat yang dirakit berdasarkan kebutuhan atau penambahan teknologi pada suatu perangkat seperti penambahan sensor, GPS, wifi dsb) sehingga kompatibel dengan platform yang sesuai.

Baca Juga Hadapi Normal Baru, Saatnya Bisnis Beradaptasi dengan Teknologi Baru

Intellitrac, sebagai penyedia layanan GPS Tracking System terkemuka di Indonesia  menyediakan teknologi canggih dan produk berkualitas tinggi untuk mendukung industri agrikultur. Rangkaian produk Intellitrac dapat diinstalasi pada alsintan dengan fitur yang disesuaikan kebutuhan. Fitur live tracking memudahkan memantau produktivitas alsintan dan pengemudinya.

Laporan pada sistem Intellitrac sangat detail. Meliputi data pengeluaran bahan bakar, jam kerja mesin, laporan pemanfaatan, laporan pengemudi, dsb. Semua data ini dapat dianalisa dan diolah serta diintegrasikan dengan aplikasi pihak ke tiga. Pengguna juga lebih mudah memantau puluhan hingga ratusan alsintan hanya dalam satu layar, baik aplikasi android/iOS maupun web platform.

Melacak dan Memantau Pengangkutan Limbah B3 dengan GPS Tracker

Pengangkutan Limbah B3 dengan GPS Tracker

Menurut Undang-Undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, limbah bahan berbahaya dan beracun (limbah B3) adalah zat, energi dan/atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan, merusak lingkungan hidup, dan/atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya. Mengingat sifatnya yang berbahaya dan beracun, pengelolaan limbah B3 perlu diawasi dengan seksama. Oleh karenanya menjadi penting pengawasan pengelolaan limbah B3.

Pengelolaan limbah B3 cukup beragam. Mulai dari pemanfaatan, pengolahan, pengumpulan, penimbunan, ekspor dan impor hingga proses distribusinya. Oleh karenanya perusahaan diwajibkan mengantongi beberapa izin dari Kementerian Lingkungan Hidup. Seperti Izin Lingkungan, Izin Pemanfaatan, Izin Pengelohan, Rekomendasi Pengangkutan Limbah B3, dsb.

Izin/Rekomendasi Pengangkutan Limbah B3

Pengangkutan B3 adalah kegiatan pemindahan B3 dari suatu tempat ke tempat lain dengan menggunakan sarana angkutan.  Layanan rekomendasi pengangkutan limbah B3 yang diberikan meliputi pengangkutan menggunakan alat angkut darat dan/atau alat angkut laut (kapal).

Setiap alat angkut limbah B3 di darat wajib diberi simbol sesuai dengan karakteristik limbah B3 dan setiap wadah (container) limbah B3 wajib diberi label sesuai dengan karakteristik limbah B3 (menlhk.go.id).

Kendaraan Pengangkutan Limbah B3 Wajib Menggunakan GPS Tracking System

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Nomor P.4/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2020, Tentang
Pengangkutan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun. Pada Bab II, Alat Angkut Limbah B3, Pasal 4 ayat 1 disebutkan alat angkut wajib memenuhi spesifikasi diantaranya
a. dilengkapi dengan prosedur bongkar muat;
b. dilengkapi dengan peralatan untuk penanganan
Limbah B3 yang diangkut;
c. dilengkapi dengan prosedur penanganan Limbah B3
pada kondisi darurat; dan
d. dilengkapi dengan GPS Tracking

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menerapkan pelaporan manifes secara elektronik dan pengawasan pengangkutan secara GPS Tracking (Silacak) untuk memantau pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun oleh perusahaan pengangkutan.

Solusi GPS Tracking System dari Intellitrac

Sebagai layanan GPS Tracking System terkemuka, Intellitrac memiliki beragam fitur sesusai kebutuhan industri. Tidak terkecuali Industri jasa pengangkutan Limbah B3. Fitur Intellitrac memungkin penyedia jasa pengangkutan limbah B3 dipantau dan diintegrasikan dengan sistem Silacak milik KLH.

✅ Realtime Tracking
✅ Journey report
✅ Replay History
✅ Driver Journey
✅ Geofence Trip
✅ Utilization Summary

Faktor Penting Digitalisasi Bisnis Logistik di Masa Normal Baru

Digitalisasi Bisnis Logistik

Menghadapi masa normal baru dengan tatanan baru, banyak pebisnis mulai menjajal sistem offline to online atau digitalisasi. Digitalisasi dinilai berperan penting bagi keberlangsungan bisnis.

Dalam diskusi online yang bertajuk ‘Peluang dan Tantangan Digitalisasi Sektor Logistik di Indonesia di Masa & Pasca Pandemi COVID-19’, Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldy Ilham Masita menjelaskan beberapa faktor penting dalam penerapan digitalisasi dalam sektor logistik.

“Ada tiga kemungkinan yang pertama customer ini tetap behaviournya sama, ada yang separuh berubah,” ujar Zaldy , seperti dikutip dari VIVA News.

Faktor pertama yaitu melihat bagaimana tingkah laku dari pelanggan terutama setelah pandemi COVID-19. Kedua adalah pengalaman pengguna dan konsistensi yang harus dijaga sehingga digitalisasi dapat dianggap berhasil.

“Data apa yang bisa dimanfaatkan dalam digitalisasi itu hal ini cukup berkaitan dengan pengalaman pengguna. Di saat  menerapkan digitalisasi skala sistem juga harus diperhatikan sehingga ketika mulai banyak yang menggunakan aplikasi yang dipakai tidak terhambat.” Jelasnya.

Terakhir, saat menerapkan digitalisasi juga harus ada pengukuran yang jelas antara pengeluaran dan pemasukan sehingga terlihat perkembangan dalam digitalisasi yang dilakukan oleh perusahaan logistik.

Intellitrac GPS Mendukung Proses Digitalisasi  Bisnis

Sebagai perusahaan yang berpengalaman dan bermitra dengan lebih dari 1000 perusahaan, Intellitrac memiliki serangkaian produk dengan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Tak terkecuali di bidang logistik.

Dengan teknologi Intellitrac, perusahaan logistik dapat memanajemen pengiriman, pemantauan secara realtime, efisiensi penggunaan bahan bakar, produktivitas, manajemen kru hingga analisa data.

Baca lebih detail di tautan berikut

Intellitrac GPS For Logistics Companies

Transport Management System

Atau Anda dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan bisnis logistik melalui kontak berikut:

📞 021-6325999 /021-6322195
📲 0811.456.789
📧 Sales@intellitrac.co.id