Melacak dan Memantau Pengangkutan Limbah B3 dengan GPS Tracker

Menurut Undang-Undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, limbah bahan berbahaya dan beracun (limbah B3) adalah zat, energi dan/atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan, merusak lingkungan hidup, dan/atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya. Mengingat sifatnya yang berbahaya dan beracun, pengelolaan limbah B3 perlu diawasi dengan seksama. Oleh karenanya menjadi penting pengawasan pengelolaan limbah B3.

Pengelolaan limbah B3 cukup beragam. Mulai dari pemanfaatan, pengolahan, pengumpulan, penimbunan, ekspor dan impor hingga proses distribusinya. Oleh karenanya perusahaan diwajibkan mengantongi beberapa izin dari Kementerian Lingkungan Hidup. Seperti Izin Lingkungan, Izin Pemanfaatan, Izin Pengelohan, Rekomendasi Pengangkutan Limbah B3, dsb.

Izin/Rekomendasi Pengangkutan Limbah B3

Pengangkutan B3 adalah kegiatan pemindahan B3 dari suatu tempat ke tempat lain dengan menggunakan sarana angkutan.  Layanan rekomendasi pengangkutan limbah B3 yang diberikan meliputi pengangkutan menggunakan alat angkut darat dan/atau alat angkut laut (kapal).

Setiap alat angkut limbah B3 di darat wajib diberi simbol sesuai dengan karakteristik limbah B3 dan setiap wadah (container) limbah B3 wajib diberi label sesuai dengan karakteristik limbah B3 (menlhk.go.id).

Kendaraan Pengangkutan Limbah B3 Wajib Menggunakan GPS Tracking System

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Nomor P.4/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2020, Tentang
Pengangkutan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun. Pada Bab II, Alat Angkut Limbah B3, Pasal 4 ayat 1 disebutkan alat angkut wajib memenuhi spesifikasi diantaranya
a. dilengkapi dengan prosedur bongkar muat;
b. dilengkapi dengan peralatan untuk penanganan
Limbah B3 yang diangkut;
c. dilengkapi dengan prosedur penanganan Limbah B3
pada kondisi darurat; dan
d. dilengkapi dengan GPS Tracking

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menerapkan pelaporan manifes secara elektronik dan pengawasan pengangkutan secara GPS Tracking (Silacak) untuk memantau pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun oleh perusahaan pengangkutan.

Solusi GPS Tracking System dari Intellitrac

Sebagai layanan GPS Tracking System terkemuka, Intellitrac memiliki beragam fitur sesusai kebutuhan industri. Tidak terkecuali Industri jasa pengangkutan Limbah B3. Fitur Intellitrac memungkin penyedia jasa pengangkutan limbah B3 dipantau dan diintegrasikan dengan sistem Silacak milik KLH.

✅ Realtime Tracking
✅ Journey report
✅ Replay History
✅ Driver Journey
✅ Geofence Trip
✅ Utilization Summary

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *