GPS Tracker Tidak Akurat, Indikasi dan Cara Menanganinya

gps tracker tidak akurat

Sebagai alat pelacakan yang dapat diandalkan, GPS Tracker memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. GPS Tracker mampu memberikan informasi lokasi kendaraan secara akurat dan real time. Kapan pun dan di mana pun. Kemudahan ini membantu pengguna mengawasi aset kendaraannya, apalagi jika terjadi tindak pencurian atau kenakalan oknum. Namun, bagaimana jika GPS Tracker tidak akurat dan lambat dalam pengiriman data? Kenali indikasi dan cara mengatasinya agar GPS Tracker kembali update.

1. Cek Status Kendaraan

GPS Tracker akan mulai mengirim data ketika kendaraan dalam kondisi menyala atau Ingintion ON. Selama kendaraan ON, pengguna dapat melacak secara real-time. Berbeda halnya ketika kendaraan dalam kondisi mati atau OFF. Kendaraan tidak dapat dilacak secara realtime namun memberikan data posisi terakhir kendaraan.

Baca juga Cara Keja GPS Tracker Ketika Mengirim Data

2. Cek jumlah satelit dan Sinyal GSM

Alat GPS menerima informasi posisi koordinat bumi dari minimal 3 satelit. Semakin besar angka satellit, maka semakin bagus pengiriman data (update). Jumlah satellit dan sinyal GSM sangat berpengaruh pada kecepatan pengiriman data atau tingkat akurasinya. Dalam beberapa kasus, kendaraan telambat mengirim data karena berada di area blankspot atau area yang tidak tersentuh sinyal komunikasi. Misalnya area basement, hutan, gunung, dsb.

3. Cek Notifikasi Power Lost

GPS tracker tidak mendapatkan daya dari sumber kelistrikan kendaraan, akibatnya GPS Tracker mati atau kehilangan daya. Indikasi powerlost banyak terjadi karena Aki dilepas atau ada pemutusan kabel GPS. Biasanya, alat GPS memiliki baterai cadangan (tergantung provider GPS), sehingga masih dapat mengirimkan data.

Di Intellitrac GPS, ketika terjadi powerlost pengguna akan mendapatkan alert sehingga bisa segera diketahui apa penyebabnya.

Baca Juga Jaminan Keamanan dan Standarisasi Intellitrac GPS Tracker

4. Sudah bayar biaya bulanan?

Bagian yang satu ini tidak boleh dilewatkan. Biaya bulanan yang ditetapkan oleh provider GPS harus dipatuhi oleh pengguna sesuai S&K yang berlaku. Adakalanya provider langsung memutus layanan jika terjadi keterlambatan pembayaran.

5. Cek, sudah maksimalkah layanan provider GPS Tracker Anda?

Saat ini cukup banyak layanan GPS Tracking System di Indonesia, dengan fitur dan harga yang menarik. Namun sudahkah provider GPS pilihan anda mampu mengatasi masalah di atas dengan cepat? Apakah GPS Tracker Anda dapat diandalkan dalam kondisi blankspot dan seberapa cepat ia mengirim data?

Baca Juga Rangkaian Produk Intellitrac

Jika belum, kenali lebih jauh produk, fitur dan layanan dari Intellitrac GPS Tracker. Tim sales kami siap memberikan solusi terbaik untuk manajemen kendaraan Anda.

📞 021-6325999
📲 0811.456.789
📧 Sales@intellitrac.co.id
💻 IntelliTrac.co.id

Harsh Braking Terlalu Sering, Apa Akibatnya Pada Kendaraan?

harsh braking

Dalam berkendara, setiap pengemudi dianjurkan berkendara dengan baik dan benar, mengikuti standard Safety Driving atau perilaku mengemudi yang mengacu pada standar keselamatan berkendara yang berlaku di suatu negara.

Selain itu, mengemudi tidak hanya harus aman, efisien dan benar tapi juga harus bertanggung jawab. Salah satunya adalah melakukan pengereman mendadak (harsh braking), agar tak membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Dalam teori defensive driving dijelaskan bahwa jarak aman adalah minimal tiga detik. Dari mata melihat dilanjutkan ke otak untuk memerintahkan kaki menginjak pedal rem itu membutuhkan waktu 0,5 sampai 1 detik. Kemudian ketika pedal rem sudah diinjak dan mekanismenya bekerja untuk menahan putaran roda itu juga membutuhkan waktu 0,5 sampai 1 detik.

Selain berdampak membahayakan diri sendiri dan orang lain harsh braking berpengaruh terhadap ban dan kampas rem jadi lebih cepat habis, karena friksi yang dibawa dan rem yang berhenti masih memiliki daya dorong ke depan, dan itu friksinya akan lebih besar pada ban.

Intellitrac GPS Tracking System memiliki laporan terkait harsh braking yang dilakukan pengemudi dan pelanggaran lainnya. Cari tahu lebih banyak mengenai fitur dan laporan GPS Tracker Intellitrac:

📞 021-6325999
📲 0811.456.789
📧 Sales@intellitrac.co.id

 

– Diolah dari berbagai sumber

Apa Perbedaan GPS Navigasi dan GPS Tracker ?

GPS Navigasi dan GPS Tracker

Masih bingung perbedaan GPS Navigasi dan GPS Tracker?

Global Positioning System (GPS) adalah sistem untuk menentukan posisi di permukaan bumi dengan bantuan penyelarasan sinyal satelit. Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan, dan digunakan untuk menentukan posisi, kecepatan, arah, dan waktu.

Sistem ini kemudian berkembang pemanfaatannya dan dibedakan menjadi dua bagian. GPS navigasi dan GPS tracker. Meski sama-sama GPS, keduanya memiliki fungsi yang berbeda jika dipasang di  kendaraan.

GPS Navigasi

GPS Navigasi berfungsi sebagai pemandu perjalanan dari suatu tempat ke tempat yang lain, dengan menggunakan peta digital. Saat ini GPS navigasi yang populer dan banyak digunakan adalah Google Maps. Google Maps akan menampilkan petunjuk arah dan menggunakan informasi lalu lintas secara real-time untuk menemukan rute terbaik ke tujuan pengguna.

GPS Tracker

GPS Tracker merupakan teknologi AVL (Automated Vehicle Locater) yang memungkinkan pengguna untuk melacak posisi kendaraan dalam keadaan Real-Time. GPS Tracking memanfaatkan kombinasi teknologi GSM dan GPS untuk menentukan koordinat sebuah objek, lalu menerjemahkannya dalam bentuk peta digital.

IntelliTrac adalah penyedia layanan GPS Tracking sistem yang dapat memantau kendaraan secara real-time. Intellitrac hadir di Indonesia untuk memberikan solusi cerdas dan terpercaya bagi kebutuhan GPS tracking. Sejak beroperasi hingga kini, Intellitrac GPS telah menjangkau berbagai industri di seluruh Indonesia dan menjadi solusi GPS terdepan.

Tanyakan kebutuhan kendaraan Anda di layanan pelanggan  021.632 5999/08118.456.789.

Perjalanan Nyaman, No Sopir Ugal-ugalan

Perjalanan

Pelayanan Terbaik Untuk Penumpang Bus

Perjalanan nyaman, sudah tentu menjadi harapan para pemudik kala memilih sarana angkutan mudik. Di antara sekian banyak pilihan sarana angkutan mudik, Bus masih menjadi primadona bagi pemudik. Selain harga tiket lebih terjangkau, pelayanan yang terbaik menjadi alasan pemudik menggunakan bus terus bertambah setiap tahunnya.

Data Kementerian Perhubungan, jumlah armada bus mudik pada 2016, 46.478. Sementara pada 2017 mencapai 48.790 bus yang terdiri dari AKAP, AKDP dan Pariwisata. Jumlah ini naik sebesar 2.312 Bus dari tahun sebelumnya.

Bus-bus yang digunakan untuk arus mudik Lebaran 2018 pun melakukan ramp check atau uji kelaikan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang selama dalam perjalanan mudik hingga tiba di kampung halaman.

Memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang tentu tak hanya menjadi kewajiban tetapi menjadi nilai tambah bagi perusahaan anda. Intellitrac GPS sebagai penyedia sistem monitoring dengan GPS membantu perusahaan anda untuk memberikan pelayanan terbaik bagi customer anda.

Intellitrac GPS mendukung  informasi terkait data perjalanan dan konsumsi bahan bakar serta rute dan pemberhentian yang dilalui oleh kendaraan. Bahkan perusahaan mendapatkan laporan perjalanan pengemudi dan pelanggaran seperti injak pedal gas terlalu dalam, rem mendadak, berhenti terlalu lama dengan kondisi mesin nyala.

Perusahaan akan mampu mengevaluasi atau mencegah penyebab beban biaya operasional yang berlebihan hingga laporan pelanggaran pengemudi.

Segera konsultasikan kebutuhan armada bus anda kepada Layanan Pelanggan 24 jam kami Di SINI. Kami siap memberikan GPS tracker terbaik dengan harga terbaik.

Perjalanan Nyaman, No Sopir Ugal-ugalan

Perjalanan

Pelayanan Terbaik Untuk Penumpang Bus

Perjalanan nyaman, sudah tentu menjadi harapan para pemudik kala memilih sarana angkutan mudik. Di antara sekian banyak pilihan sarana angkutan mudik, Bus masih menjadi primadona bagi pemudik. Selain harga tiket lebih terjangkau, pelayanan yang terbaik menjadi alasan pemudik menggunakan bus terus bertambah setiap tahunnya.

Data Kementerian Perhubungan, jumlah armada bus mudik pada 2016, 46.478. Sementara pada 2017 mencapai 48.790 bus yang terdiri dari AKAP, AKDP dan Pariwisata. Jumlah ini naik sebesar 2.312 Bus dari tahun sebelumnya.

Bus-bus yang digunakan untuk arus mudik Lebaran 2018 pun melakukan ramp check atau uji kelaikan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang selama dalam perjalanan mudik hingga tiba di kampung halaman.

Memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang tentu tak hanya menjadi kewajiban tetapi menjadi nilai tambah bagi perusahaan anda. Intellitrac GPS sebagai penyedia sistem monitoring dengan GPS membantu perusahaan anda untuk memberikan pelayanan terbaik bagi customer anda.

Intellitrac GPS mendukung  informasi terkait data perjalanan dan konsumsi bahan bakar serta rute dan pemberhentian yang dilalui oleh kendaraan. Bahkan perusahaan mendapatkan laporan perjalanan pengemudi dan pelanggaran seperti injak pedal gas terlalu dalam, rem mendadak, berhenti terlalu lama dengan kondisi mesin nyala.

Perusahaan akan mampu mengevaluasi atau mencegah penyebab beban biaya operasional yang berlebihan hingga laporan pelanggaran pengemudi.

Segera konsultasikan kebutuhan armada bus anda kepada Layanan Pelanggan 24 jam kami Di SINI. Kami siap memberikan GPS tracker terbaik dengan harga terbaik.