Mengantisipasi Kecurangan dan Kendala dalam Proses Pengiriman Barang, GPS Tracker Solusinya!

Pengiriman Barang

Perusahaan pengiriman barang selalu menghadapi
tantangan setiap harinya dalam proses pengiriman barang. Mulai dari gudang meliputi perencanaan dan koordinasi operator hingga prosedur distribusi. Berikutnya, proses distribusi membutuhkan pengawasan yang ketat sehingga barang tiba tepat waktu dan kualitasnya tetap terjaga. Namun fakta di lapangan kerap kali berbeda, beberapa kecurangan dan kendala terjadi selama proses pengiriman.

Tentunya hal ini tidak diharapkan. Oleh karenanya, perusahaan pengiriman barang disarankan menggunakan teknologi agar bisa melakukan pengawasan langsung. Selain itu juga dapat mengatasi kendala dengan cepat karena teknologi memungkin itu semua.

GPS Tracker atau GPS Pelacak adalah teknologi yang paling efektif bagi perusahaan pengiriman. Dengan alat pelacak yang diinstalasi pada kendaraan pengiriman, operator pengawas dapat memantau secara live posisi kendaraan.  Semua data perjalanan kendaraan juga dapat diakses dan dikelola. Lebih canggih lagi, dengan sensor pintu dapat diketahui buka-tutup pintu di area yang ditentukan sehingga sopir tidak bisa sembarangan buka-tutup pintu.

Proses Pengiriman barang menggunakan TMS Intellitrac

TMS (Transport Management System) Intellitrac adalah aplikasi yang menyederhanakan proses distribusi barang bahkan untuk yang paling kompleks. Aplikasi TMS melibatkan perencanaan, koordinasi operator, prosedur distribusi, pelacakan real-time, hingga barang diterima oleh klien.

Salah satu fitur dari TMS Intellitrac

  • Real Time Status Pengiriman
  • Real TimePOD
  • ShipmentMD
  • History Catatan Pengiriman Lengkap
  • Laporan Analisa Kinerja

Pelajari selengkapnya mengenai TMS Intellitrac dengan klik DI SINI

Faktor Penting Digitalisasi Bisnis Logistik di Masa Normal Baru

Digitalisasi Bisnis Logistik

Menghadapi masa normal baru dengan tatanan baru, banyak pebisnis mulai menjajal sistem offline to online atau digitalisasi. Digitalisasi dinilai berperan penting bagi keberlangsungan bisnis.

Dalam diskusi online yang bertajuk ‘Peluang dan Tantangan Digitalisasi Sektor Logistik di Indonesia di Masa & Pasca Pandemi COVID-19’, Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldy Ilham Masita menjelaskan beberapa faktor penting dalam penerapan digitalisasi dalam sektor logistik.

“Ada tiga kemungkinan yang pertama customer ini tetap behaviournya sama, ada yang separuh berubah,” ujar Zaldy , seperti dikutip dari VIVA News.

Faktor pertama yaitu melihat bagaimana tingkah laku dari pelanggan terutama setelah pandemi COVID-19. Kedua adalah pengalaman pengguna dan konsistensi yang harus dijaga sehingga digitalisasi dapat dianggap berhasil.

“Data apa yang bisa dimanfaatkan dalam digitalisasi itu hal ini cukup berkaitan dengan pengalaman pengguna. Di saat  menerapkan digitalisasi skala sistem juga harus diperhatikan sehingga ketika mulai banyak yang menggunakan aplikasi yang dipakai tidak terhambat.” Jelasnya.

Terakhir, saat menerapkan digitalisasi juga harus ada pengukuran yang jelas antara pengeluaran dan pemasukan sehingga terlihat perkembangan dalam digitalisasi yang dilakukan oleh perusahaan logistik.

Intellitrac GPS Mendukung Proses Digitalisasi  Bisnis

Sebagai perusahaan yang berpengalaman dan bermitra dengan lebih dari 1000 perusahaan, Intellitrac memiliki serangkaian produk dengan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Tak terkecuali di bidang logistik.

Dengan teknologi Intellitrac, perusahaan logistik dapat memanajemen pengiriman, pemantauan secara realtime, efisiensi penggunaan bahan bakar, produktivitas, manajemen kru hingga analisa data.

Baca lebih detail di tautan berikut

Intellitrac GPS For Logistics Companies

Transport Management System

Atau Anda dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan bisnis logistik melalui kontak berikut:

📞 021-6325999 /021-6322195
📲 0811.456.789
📧 Sales@intellitrac.co.id

Shipment MD Fitur Monitoring Unggulan Untuk Perusahaan Logistik

shipment md

Shipment MD singkatan dari Shipment Multi Drop adalah fitur yang mampu mengakomodir kebutuhan perusahaan logistik dalam proses pengiriman barang dari shipping Point atau Distribution Center ke satu store atau ke beberapa store tujuan.

Pada menu Shipment MD terdapat beberapa sub menu untuk pengaturan dan pengoperasian seperti,

Administration 

Mengelompokkan geofence shipping point dan geofence drop point untuk menentukan durasi perjalanan dari geofence per geofence.

Duration to entity

Pengguna juga dapat mengatur waktu perkiraan jarak tempuh dari goefence per geofence nya ( ETA ). ETA akan terhitung sesuai dengan perhitungan data google.

Android Device 

Anda dapat mendaftarkan android untuk melakukan konfirmasi pengiriman barang via aplikasi.

Alert

Pengguna bisa membuat nama alert sesuai dengan kebutuhan. Misalnya terlambat dari estimasi waktu yang ditentukan, tidak meninggalkan Store sesuai waktu yang ditentukan, terlambat bongkar sesuai waktu yang ditentukan, dsb.

Informasi selengkapnya mengenai GPS TRACKER untuk Refrigerated Transport Companies, silakan hubungi kami melalui:
📞 021-6325999
📲 0811.456.789
📧 Sales@intellitrac.co.id
💻 IntelliTrac.co.id

Berkenalan dengan Vera, Kendaraan Logistik Canggih di Masa Depan

logistik

Besarnya potensi industri e-commerce, membuat sejumlah produsen kendaraan logistik terus berinovasi. Salah satunya produsen truk berat terbesar di Eropa, Volvo Trucks. Volvo Trucks memperkenalkan kendaraan listrik otonom bernama Vera. Vera adalah kendaraan listrik otonom yang dapat beroperasi dengan emisi gas buang yang jauh lebih sedikit dan tingkat kebisingan yang rendah.

Vera dikendalikan dan dipantau melalui pusat kendali, dan memiliki potensi untuk membuat transportasi lebih aman, lebih bersih dan lebih efisien. Vera didesain khusus dengan menggabungkan manfaat dari tiga bidang teknologi besar: otomatisasi, konektivitas, dan elektromobilitas, untuk menciptakan arus yang optimal dalam operasi transportasi dan logistik.

“Kita dapat melihat ledakan dalam e-commerce, serta konsumsi global secara keseluruhan dan itu tidak menunjukkan tanda-tanda melambat,” kata Mikael Karlsson, Wakil Presiden Solusi Otonom, seperti dikutip dari Mobilkomersial.com (11/18).

“Industri ini perlu menemukan cara baru untuk memenuhi peningkatan permintaan transportasi dengan cara yang efisien dan berkelanjutan. Oleh karena itu, solusi baru perlu dikembangkan untuk melengkapi apa yang tersedia saat ini. ” tambahnya.

Vera dirancang untuk tugas-tugas rutin dan berulang, jarak pendek, di mana volume besar barang harus dikirimkan dengan presisi tinggi, seperti di pelabuhan, area pabrik dan pusat mega-logistik. Ini berarti bahwa Volvo Trucks tidak hanya menjadi penyedia kendaraan, tetapi juga transportasi barang bebas masalah dari satu hub ke hub lainnya.

Karena otomatis, solusinya dapat mengaktifkan operasi siang-malam, membantu menciptakan aliran barang yang terus-menerus dengan ketepatan pengiriman yang lebih tinggi. Driveline listrik berpotensi menghasilkan pengurangan kebisingan, konsumsi bahan bakar, dan emisi gas buang.

“Sistem kami dapat dilihat sebagai perpanjangan dari solusi logistik canggih yang sudah banyak diterapkan oleh industri saat ini,” jelas Mikael Karlsson.

Vera  dilengkapi dengan sistem canggih sehingga dapat mengemudi sendiri. Mereka dirancang untuk menempatkan posisi mereka saat ini dalam sentimeter, menganalisis apa yang terjadi dengan pengguna jalan lain, dan kemudian merespons dengan akurasi tinggi. Setiap kendaraan beroperasi dengan kecepatan rendah untuk memastikan keamanan maksimum.

Dari pusat kendali transportasi, kecepatan dan kemajuan operasi disesuaikan untuk menghindari penantian yang tidak perlu dan meningkatkan ketepatan pengiriman. Dengan cara ini dimungkinkan untuk meminimalkan limbah dengan buffer stock, dan meningkatkan ketersediaan. Kendaraan yang beroperasi pada rute yang sama bekerja sama untuk menciptakan aliran yang optimal.

Kustomisasi Penuh Rute dan Manajemen Sistem Industri Logistik

logistik

Pesatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia membuat industri logistik di Indonesia mempunyai potensi bisnis yang cukup menjanjikan. Melansir Industry.co.id, Global Vice President of Transportation and Logistics Practice Frost and Sullivan Gopal R. menyatakan, industri logistik Indonesia berpotensi tumbuh 7,1 persen setiap tahun sampai 2022.

Namun bisnis logistik Indonesia masih memiliki sejumlah tantangan yang harus diselesaikan. Salah satunya high cost logistic yang dinilai  paling menantang karena ini berkaitan dengan efisiensi.

Intellitrac sebagai penyedia sistem monitoring dengan GPS memberikan solusi untuk hal tersebut. Dengan aplikasi berbasis web dan fitur serta sensor yang mampu mendukung proses rantai pasokan Intellitrac memberikan benefit dalam hal mereduksi pengeluaran. Selain itu dapat memberikan efisiensi dalam proses pengiriman serta mencegah terjadinya kerugian akibat kehilangan komoditi dalam perjalanan.

Fitur unggulan IntelliTrac yang dapat mendukung:

  • Real Time Tracking pada saat proses pengiriman.
  • Laporan pengiriman dan Proof Of Deliverys dengan aplikasi android
  • Shipment MD singkatan dari Shipment Multi Drop adalah fitur yang mampu mengakomodir kebutuhan perusahaan logistik dalam proses pengiriman barang dari shipping Point atau Distribution Center ke satu store atau ke beberapa store tujuan.
  • Alert pada saat terjadi pelanggaran seperti IdleTime dan Pintu terbuka saat melakukan pengiriman, Harsh Acceleration & Harsh Breaking yang dilakukan oleh sopir yang berpotensi kecelakaan dan mengakibatkan barang rusak
  • Jadwal perawatan kendaraan secara berkala berdasarkan HourMeter dan Odometer
  • Report Shipment yang informatif untuk mengecek pengiriman yang sudah selesai dan dikonfirmasi ataupun yang masih dalam perjalanan serta melebihi perkiraan waktu tiba ( ETA ).

Informasi selengkapnya tentang solusi GPS Tracker untuk industri logisti, silakan klik DI SINI atau hubungi Layanan Pelanggan Intellitrac.